banner 728x250
Daerah  

Terkait Kasus Perselingkuhan Salah Satu Anggota BPD Kepala Desa Talang Rasau Melayangkan Surat ke Ketua BPD dan Permintaan Maaf

Bengkulu Utara,mentaripagi.i-news.site – Kamis, 19 Maret 2026, Dalam permasalahan perselingkuhan salah satu anggota BPD, Kepala Desa Talang Rasau menyatakan telah mengeluarkan surat kepada ketua BPD Muhammad Hatta guna untuk menyelesaikan permasalah di dalam keanggotaan BPD yang selama ini cukup meresahkan masyarakat.

Perselingkuhan yang melibatkan anggota BPD yang berinisial “Lst”. Kasus ini memicu kekecewaan yang sangat berat bagi masyarakat dan masyarakat Desa talang rasau menuntut untuk menghentikan salah satu anggota BPD yang di anggap sudah melanggar aturan kode etik sebagai BPD.

Ketua BPD M. Hatta dengan tegas dan jelas menyatakan akan segera mengambil tindakan terkait permasalahan perselingkuhan yang dilakukan oleh salah satu anggota BPD dengan dasar adanya surat dari pemerintah desa talang rasau. Jelasnya

Terkait dengan perselingkuhan anggota BPD pemerintah desa sudah menyampaikan surat kepada ketua BPD seperti berita acara yang hadir dimalam penyelesaian cuci kampung tersebut dan seperti apa yang diharapkan oleh ketua BPD agar permasalahan internal didalam keanggotaan BPD ini cepat selesai.

Ketua BPD mengungkapkan kepada media “Bahwa masyarakat desa talang rasau menyampaikan keinginan masyarakat jelas untuk memberhentikan Lst dari jabatannya karena sudah mencemarkan Marwah BPD, sekaligus sudah sering meresahkan warga desa talang rasau dan tidak cocok menjadi panutan bagi masyarakat,” Jelasnya

Kepala desa talang rasau Sri Rosmawati juga menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh masyarakat desa talang, karena terlambat memberikan surat kepada ketua BPD terkait dengan permasalahan internal perselingkuhan salah satu anggota BPD, yang penyelesaian cuci kampung beberapa hari yang lalu ke awak media, hari kamis, 19 Maret 2026.

Ketua BPD juga menegaskan Kasus perselingkuhan ini tidak hanya menguji transparansi dan ketegasan dalam penegakan aturan di tingkat desa dan kecamatan, sekaligus menjadi cambuk dan contoh bagi masyarakat, serta anak-anak muda khususnya di desa talang, tegasnya.

Iwandi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *